TNI AL Latihan Bersama China di Timur Taiwan

0
3

JAKARTA INDONEWS – TNI Angkatan Laut menyatakan latihan lintas laut dengan Angkatan Laut China di perairan timur Taiwan merupakan bagian dari diplomasi maritim dalam perjalanan pulang KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan latihan lintas laut (Passing Exercise/Passex) merupakan kegiatan yang lazim dilakukan angkatan laut berbagai negara.

“Passing Exercise (Passex) merupakan ‘goodwill engagement’ yang umum dilakukan angkatan laut dunia sebagai wujud ‘naval brotherhood’ serta diplomasi maritim yang melekat pada kapal perang,” katanya.

Tunggul mengatakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 melaksanakan Passex dalam perjalanan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan latihan bersama dengan Rusia di Vladivostok.

“Selama perjalanan lintas laut KRI GNR-332 menuju Tanah Air akan melaksanakan Passex dengan negara-negara yang akan dilewati,” katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan berbagai negara.

“Indonesia berpeluang membangun kerja sama menguntungkan dengan negara mana pun termasuk giat Passex dengan sejumlah negara,” katanya.

Kementerian Pertahanan China sebelumnya menyatakan kapal Angkatan Laut China Honghe dan fregat Angkatan Laut Indonesia akan menggelar latihan navigasi bersama di perairan sebelah timur Taiwan pada pertengahan Agustus.

Menurut pernyataan tersebut, latihan mencakup komunikasi dan pengisian perbekalan di laut serta ditujukan untuk meningkatkan kemampuan operasi bersama dan kerja sama antara angkatan laut kedua negara.

Perairan timur Taiwan menghadap Samudra Pasifik dan Laut Filipina serta berada di luar kawasan Laut China Selatan.

Latihan tersebut berlangsung setelah KRI I Gusti Ngurah Rai-332 mengikuti latihan bersama dengan Angkatan Laut Rusia di Vladivostok sebelum berlayar kembali menuju Indonesia.