Kamis, Oktober 15, 2026
BerandaEkonomiProgram Bedah Rumah Rampungkan 53 Ribu Unit Dari Target 400 Ribu

Program Bedah Rumah Rampungkan 53 Ribu Unit Dari Target 400 Ribu

JAKARTA INDONEWS – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah telah merampungkan pembangunan dan perbaikan sebanyak 53.000 unit rumah dari target 400.000 unit pada 2026.

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fitrah Nur mengatakan target BSPS tahun ini meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebanyak 45.000 unit.

“Tahun lalu itu program hanya 45.000 dan pencapaiannya juga sudah 100 persen. Tahun ini ada kenaikan yang sangat signifikan itu menjadi 400.000 atau hampir 8,5 kali lipat,” kata Fitrah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/10/26).

Peningkatan target tersebut juga diikuti kenaikan anggaran BSPS.

Pada 2025, anggaran program tersebut sebesar Rp1,02 triliun untuk 45.073 unit rumah, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi Rp8,9 triliun untuk 400.000 unit rumah.

Dengan demikian, anggaran BSPS pada 2026 meningkat sekitar 773,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Fitrah menyampaikan progres pelaksanaan program BSPS saat ini mencapai 57,70 persen.

Namun, capaian di sejumlah daerah masih perlu ditingkatkan untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

Ia menyebutkan sejumlah provinsi telah mencatatkan progres hingga 75 persen bahkan 80 persen. Sementara itu, sekitar 10 provinsi masih memiliki progres relatif rendah sehingga pemerintah terus mendorong percepatan di wilayah tersebut.

“Yang paling rendah itu ada sekitar 10 provinsi yang sekarang sedang kami genjot per hari progresnya, sehingga bisa menyamai teman-teman di provinsi yang lain,” ujarnya.

Fitrah menjelaskan proses pembangunan atau perbaikan rumah dapat berlangsung lebih cepat setelah dana bantuan ditransfer ke rekening masyarakat penerima.

Dalam program BSPS, setiap unit rumah memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan, sedangkan Rp2,5 juta digunakan untuk membayar upah tukang.

Ia berharap kerja sama seluruh jajaran pelaksana, mulai dari pemerintah daerah hingga petugas di lapangan, dapat mempercepat penyelesaian program tersebut.

Fitrah optimistis target 400.000 unit rumah yang ditetapkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat diselesaikan hingga akhir tahun ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
 src=

Most Popular

Recent Comments