JAKARTA INDONEWS – Pisang merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan magnesium dan vitamin B6 yang dapat meningkatkan kualitas tidur dan relaksasi.
Dalam siaran Health, pisang dapat membantu tidur lebih nyenyak terutama karena mengandung triptofan.
Triptofan adalah asam amino yang membantu memproduksi dua hormon tidur penting yakni serotonin dan melatonin.
Penelitian telah menemukan bahwa makanan yang mengandung triptofan seperti pisang dan susu, dapat membantu orang tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak.
Pisang kuning yang matang mengandung triptofan paling banyak, sedangkan pisang cokelat yang terlalu matang mengandung lebih banyak melatonin. Namun, terdapat kemungkinan pisang tidak mengandung cukup triptofan untuk membuat kita langsung mengantuk.
Kandungan berikutnya yang ditemukan dalam pisang adalah vitamin B dan karbohidrat yang membantu tubuh memproses triptofan. Mengonsumsi satu buah pisang matang berukuran sedang mengandung sekitar 0,4 miligram vitamin B6 (piridoksin), yang merupakan 25 persen dari kebutuhan harian B6.
Vitamin B6 membantu tubuh mengubah triptofan menjadi serotonin, yang pada akhirnya juga dipecah menjadi melatonin.
Pisang juga mengandung sekitar 25 gram karbohidrat. Karbohidrat meningkatkan kadar glukosa darah dan memicu pelepasan lebih banyak insulin, yang memungkinkan lebih banyak triptofan mencapai otak.
Efek ini juga membantu meningkatkan produksi serotonin dan melatonin, yang sangat penting untuk tidur malam yang nyenyak.
Selain itu, kandungan magnesium dapat membantu meningkatkan relaksasi dan tidur. Magnesium membantu menenangkan saraf dan otot yang dapat membantu tubuh merasa lebih rileks dan mengantuk.
Mengonsumsi satu buah pisang matang menawarkan sekitar 5 persen dari kebutuhan magnesium harian.
Pisang juga menjadi sumber kalium yang baik, dengan satu porsi biasanya menyediakan sekitar 9 persen dari kebutuhan kalium harian.
Kalium adalah elektrolit yang membantu otot, jantung, dan sel bekerja.Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan masalah tidur, dan makan pisang adalah salah satu cara untuk membantu mengisi kembali elektrolit.
Penelitian menunjukkan bahwa mendapatkan cukup kalium dapat meningkatkan kualitas tidur dengan merilekskan otot dan mencegah kram otot di malam hari yang dapat membuat sulit untuk tertidur atau tetap tidur.
Konsumsi pisang sebaiknya dilakukan satu atau dua jam sebelum tidur. Jarak ini cukup untuk memberikan waktu untuk memecah dan menyerap nutrisi di dalamnya. Jika memakan pisang terlalu dekat dengan waktu tidur, ini dapat menyebabkan lonjakan energi.

