BPBD Lampung Jelaskan Titik Panas di TN Bukit Barisan Berpotensi Cukup Tinggi

0
2

BANDAR LAMPUNG INDONEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyatakan pihaknya terus memantau titik panas yang ada di wilayah itu untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

“Beberapa waktu lalu sudah berkoordinasi dan rapat dengan Taman Nasional (TN) Bukit Barisan terkait potensi karhurla. Karena di sana sangat potensial muncul titik panas yang cukup tinggi,” ujar Kepala BPBD Lampung Rudy Syawal di Bandar Lampung, Rabu (19/8/26).

BPBD kabupaten/kota, lanjut dia, akan terus melakukan pemantauan titik panas, terutama saat musim kemarau sebagai mitigasi karhutla.

“Dan kami sudah berkoordinasi juga dengan berbagai pihak. Sebab kebakaran hutan ini terkadang ada di wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau dengan operasi darat, kadang di tengah hutan, kadang di gunung, sehingga butuh bantuan dari berbagai pihak,” katanya.

Bila kejadian karhutla di wilayahnya meluas, pihaknya telah menyiapkan teknologi water boombing untuk penyiraman air melalui helikopter.

“Kebetulan armada BNPB untuk water boombing ada di Sumatera Selatan. Jadi kalau tiba-tiba ada kejadian kebakaran hutan meningkat, meluas, dan sulit dijangkau operasi darat, kami bisa meminta bantuan untuk memanfaatkan water boombing,” ucapnya.

Dalam peningkatan pemantauan titik panas untuk mencegah karhutla, pihaknya memanfaatkan data dari citra satelit NASA .

“Setiap sehari dua kali kami update informasinya dan bisa dipantau melalui peringatan dini di media sosial BPBD Provinsi Lampung, untuk titik panasnya ada di mana. Jadi titik panas setiap beberapa menit berubah sendirinya, tergantung munculnya titik panas baru,” kata Rudy.

Berdasarkan data Pusdalop BPBD Provinsi Lampung, pada 18 Agustus total ada enam titik panas dengan kepercayaan rendah di Lampung Selatan satu titik, Lampung Timur tiga titik, Lampung Utara satu titik, dan Mesuji satu titik.

Kemudian 90 titik panas kepercayaan normal ada di Pesisir Barat empat titik, Waykanan 14 titik, Mesuji empat titik, Lampung Timur lima titik, Lampung Utara empat titik, Lampung Tengah 29 titik, Tulang Bawang 20 titik, Lampung Selatan empat titik, Tanggamus tiga titik, Pringsewu satu titik, Pesawaran dua titik.

Lalu empat titik panas kepercayaan tinggi yang ada di Lampung Tengah dua titik, Lampung Utara satu titik, dan Waykanan satu titik.

Sedangkan pada 19 Agustus terdapat dua titik panas dengan kepercayaan rendah di Lampung Utara, lalu 65 titik panas dengan kepercayaan normal di Waykanan 22 titik, Lampung Selatan satu titik, Lampung Utara lima titik, Tulang Bawang dua titik, Tulang Bawang Barat enam titik, Mesuji lima titik, OKU Timur 23 titik, dan OKI satu titik.