43 Siswa SD di Dumai Riau Diduga Keracunan MBG, SPPG Dihentikan Sementara

0
4

DUMAI INDONEWS – Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, kali ini di Kota Dumai, Provinsi Riau. Puluhan siswa sekolah dasar dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan yang didistribusikan melalui program tersebut.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru, Dr Syartiwidya, menyampaikan bahwa penyebab pasti insiden ini masih dalam tahap penyelidikan. Sampel makanan yang diduga menjadi sumber masalah telah dikirim untuk diuji di laboratorium. “Masih dalam pemeriksaan lab penyebabnya dari mana,” kata Syartiwidya, Jumat (14/8/26).

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (13/8/26), ketika para siswa menerima makanan dari program MBG di sekolah masing-masing. Tidak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mulai merasakan keluhan kesehatan.

Gejala yang dialami oleh para siswa antara lain sakit perut, mual, dan rasa tidak nyaman setelah makan. Meski mengalami gejala tersebut, para siswa tidak sampai menjalani rawat inap. Mereka sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat 43 siswa dari dua sekolah dasar yang mengalami keluhan kesehatan. Widya menjelaskan bahwa seluruh siswa telah mendapatkan penanganan yang diperlukan dan kondisi mereka relatif terkendali. “SD Negeri 013 Buluh Kasap, 39 siswa dan siswi. Kemudian SD Negeri 15 Buluh Kasap, 3 orang siswa dan siswi,” jelasnya.

Sebagai langkah cepat, pihak terkait langsung menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan makanan tersebut. SPPG tersebut berada di bawah naungan Yayasan Mahudun Untuk Negeri. Kebijakan penghentian sementara atau suspend ini dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan sekaligus memberikan ruang bagi proses evaluasi.

Widya menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dalam program MBG.

Saat kejadian berlangsung, menu MBG yang disajikan kepada siswa terdiri dari beberapa jenis makanan yang umum dikonsumsi sehari-hari. Menu tersebut meliputi: Nasi Tahu orek Tempe goreng tepung Sayur tumis labu siam Meskipun menu terlihat sederhana dan lazim, dugaan kontaminasi atau faktor lain masih harus dipastikan melalui hasil uji laboratorium.