Kegiatan Prabowo di Rusia Hingga TNI Selidiki Prajurit AL di Thailand

0
3

JAKARTA INDONEWS – Sejumlah peristiwa politik pilihan yang menarik saat Presiden berkunjung di Rusia.

1. Prabowo berpidato sebagai tamu kehormatan utama EEF ke-11 di Rusia

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/26).

Mengawali pidatonya, Prabowo terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Putin dan Pemerintah Federasi Rusia atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk berbicara dalam forum tersebut.

2. Prabowo tegaskan Rusia mitra penting Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Rusia merupakan salah satu mitra penting bagi Indonesia yang terus berupaya diperkuat melalui peningkatan kerja sama di berbagai bidang.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri jamuan santap siang oleh Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela penyelenggaraan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, Vladivostok, Rusia, dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden dari Jakarta, Kamis.

3. Putin: RI mitra kunci di Asia-Pasifik dan sahabat terpercaya di ASEAN

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia-Pasifik sekaligus sahabat terpercaya Rusia dalam kerangka Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Indonesia merupakan salah satu mitra kunci bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik,” kata Putin dalam jamuan makan siang dengan Presiden Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, Kamis.

4. Badan Kehormatan DPD akan panggil Arya Wedakarna

Badan Kehormatan (BK) DPD akan memanggil anggota DPD asal Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna untuk menelaah dugaan pelanggaran etik menyusul kehadiran yang bersangkutan pada acara Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand.

Miss Equality World merupakan kontes kecantikan transpuan internasional. Menurut BK DPD, setiap senator wajib mempertimbangkan kepatutan, kehormatan jabatan serta dampaknya terhadap citra lembaga di setiap tindakan dan aktivitas publik.

5. Terkait prajurit AL di Thailand, TNI siap evaluasi jika terbukti salah

Mabes TNI memastikan siap melakukan evaluasi jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan dalam peristiwa hadirnya prajurit TNI AL dalam acara yang diduga ajang kecantikan transgender di Thailand.

“Pada prinsipnya, setiap penugasan personel TNI memiliki dasar dan mekanisme serta ketentuan yang berlaku. Apabila ada hal yang di luar itu tentu akan dievaluasi,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.