Gal Gadot Kritik DC Studios Yang Melepas Henry Cavill

0
2

JAKARTA INDONEWS – Gal Gadot mengkritik DC Studios atas perlakuan para eksekutif menangani talenta superhero sejak perusahaan beralih dari Zack Snyder ke era kepemimpinan saat ini yakni CEO James Gunn dan Peter Safran.

“Situasi Henry tidak ditangani dengan elegan, setidaknya demikian,” ujar Gal Gadot dikutip dari The Hollywood Reporter.

Hal tersebut merujuk pada DC yang melepas Henry Cavill dari peran Superman yang sebelumnya dibintanginya.

Gal Gadot juga mengungkapkan bahwa sutradara Wonder Woman yakni Patty Jenkins tidak melakukan hal yang tepat.

“Saya merasa kita semua sudah dewasa dan semuanya baik-baik saja. Ini bahkan bukan tentang mereka. Mereka ada di sana untuk melakukan apa yang mereka yakini, dan semuanya baik-baik saja,” katanya.

Sebelumnya diketahui bahwa DC telah mengumumkan sosok Superman akan kembali diperankan Cavill dan sempat muncul dalam adegan pasca kredit Black Adam tepat sebelum Gunn dan Safran mengambil alih DC Studios.

Namun dua bulan kemudian, Gunn mengumumkan film “Superman” selanjutnya akan berfokus pada periode awal kehidupan karakter itu dan tidak akan dibintangi Cavill lagi.

Sang aktor lalu menanggapi hal itu, “Setelah diberitahu oleh studio untuk mengumumkan kembalinya saya pada bulan Oktober, sebelum mereka mempekerjakan saya, berita ini bukanlah hal yang mudah,” katanya.

David Corensweet lantas didapuk sebagai Man of Steel baru oleh Gunn dalam Superman yang dirilis tahun lalu.

Gunn mengakui kalau situasi tersebut disayangkan, dan menduga ada oknum di studio yang mencoba memaksakan rencana mereka untuk masa depan waralaba itu.

Menurutnya Cavill merupakan pria yang sopan dan hebat saat akhirnya duduk bersama Cavill membahas hal tersebut.

Sementara peran untuk Gal Gadot yang diketahui lekat sebagai Wonder Woman, peran itu memang belum diumumkan secara resmi. Namun, Adriana Arjona dipilih untuk memerankan sebuah peran misterius dalam sekuel Superman “Man of Tomorrow”, dan diduga karakter tersebut adalah Wonder Woman.