Presiden Prabowo Perintahkan Areal Terdampak Karhutla Tidak Meluas

0
2

JAKARTA INDONEWS – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mengupayakan pemadaman ketika menemukan titik api dan memastikan area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak meluas.

Saat memimpin rapat koordinasi penganan karhutla wilayah Sumatera di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, Presiden Prabowo memastikan pemantauan titik panas (hotspot) dan titik api (fire spot) terus dilakukan, termasuk lewat udara melalui pesawat dan alat nirawak (drone).

“Upayakan begitu kita tahu segera kirim tim untuk diredam. Jangan sampai, jangan sampai meluas jadi hektare,” tutur Presiden.

Khusus untuk wilayah Sumatera Selatan, Presiden juga menerima laporan bahwa kondisi karhutla di wilayah itu berada dalam status terkendali dengan wilayah yang saat ini berusaha dilakukan pemadaman tersisa sekitar 199 hektare.

Kepala Negara menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan para pihak terkait yang dimulai beberapa bulan lalu.

Presiden juga mengatakan akan mencarikan solusi terkait penanganan kabut asap yang masih terjadi, termasuk di Palembang.

“Baik, kalau begitu, saya kira Sumatera Selatan berarti dalam keadaan terkendali ya. Hanya memang masalah asap ya karena tadi posisi terendah,” kata Prabowo.

Pada rapat itu, Presiden juga mendorong pengembangan bahan pemadam kebakaran berbasis tepung ubi atau singkong sebagai alternatif dalam upaya penangan karhutla.

Pengembangan cairan alternatif yang disebutnya sebagai “ubi bombing” itu diharapkannya dapat membantu pemadaman yang selama ini dilakukan secara tradisional dengan menggunakan air.

Prabowo meminta agar inovasi berbahan baku ubi atau singkong itu segera dikembangkan dan diuji coba dalam skala yang lebih besar.

Kepala Negara juga meminta kebutuhan anggaran produksinya segera diajukan sehingga pemerintah dapat mendukung proses riset, produksi, dan pengujian efektivitasnya.

“Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya. Berarti yang kita bukan waterbomb, ubi bombing. Ubi bombing,” ucap Kepala Negara.

Selain penanganan karhutla di Sumatera Selatan, pada kesempatan itu, Presiden juga melakukan rapat koordinasi secara daring dengan jajaran pemerintah daerah di Jambi dan Lampung terkait penanganan karhutla di wilayah mereka masing-masing.

Sebelumnya, pada Senin pagi, Prabowo tiba di Pekanbaru, Riau, untuk memimpin rapat serupa terkait penanganan karhutla di wilayah tersebut.