Perpani Usulkan Berangkat H-4 Ke Asian Games 2026 Untuk Adaptasi

0
2

JAKARTA INDONEWS – Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) mengusulkan ke Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia agar tim panahan dapat berangkat empat hari sebelum (H-4) pertandingan panahan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimulai untuk mematangkan adaptasi.

“(Usulan keberangkatan lebih awal) Ya, biar anak-anak (para atlet) juga menyesuaikan dengan kondisi di sana,” kata Sekretaris Jenderal PB Perpani Irawadi Hanafi di Jakarta, Selasa (18/8/26).

Ia menjelaskan Perpani menginginkan tim panahan Indonesia berangkat ke Jepang pada 21 September atau empat hari menjelang pertandingan panahan yang dimulai pada 25 September karena latihan resmi sudah dibuka dua hari sebelum pertandingan.

Para atlet, kata dia, harus melakukan adaptasi secara fisik, mental, dan juga lingkungan secara optimal agar mampu mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka saat berkompetisi.

Irawadi menjelaskan Perpani menyiapkan 10 pemanah terdiri dari enam putri dan empat putra untuk bersaing di nomor recurve dan compound pada Asian Games mendatang.

Semula, federasi menyiapkan 12 atlet sesuai dengan kuota yang diberikan penyelenggara Asian Games. Namun, kata dia, karena mempertimbangkan kebijakan efisiensi anggaran sehingga federasi memutuskan untuk mengurangi jumlah atlet menjadi 10 orang.

Mengenai target pada ajang multicabang olahraga terbesar di Asia mendatang, Irawadi menjelaskan para atlet diberikan target meraih medali perak, artinya bisa menembus babak final.

Target tersebut, kata dia, meningkat dari pencapaian pada Asian Games edisi sebelumnya di Hangzhou, China, yaitu dua perunggu.

Kedua perunggu itu diraih Riau Ega Agata Salsabilla, Arif Dwi Pangestu, dan Ahmad Khoirul Baasith pada nomor recurve beregu putra, dan pasangan Riau Ega Agata Salsabilla dan Diananda Choirunisa pada nomor recurve beregu campuran.

Irawadi menambahkan tim panahan akan menghadapi Asian Games mendatang dengan optimisme tinggi berbekal pengalaman prestasi di SEA Games 2025. Pada multicabang di level Asia Tenggara itu, panahan keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi enam emas dan dua perunggu.