JAKARTA INDONEWS – Paduan kopi dan protein dapat mendatangkan beberapa manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu pengelolaan berat badan yang lebih baik, meningkatkan kewaspadaan, serta meningkatkan performa saat berolahraga.
Publikasi Health mengutip hasil-hasil penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatan dari mengonsumsi kopi bersama bubuk protein atau makanan sumber protein seperti keju, yogurt, telur, tahu, sosis, dan selai kacang.
Mengonsumsi protein bersama kopi dapat meningkatkan beberapa aspek performa olahraga, antara lain karena protein berperan dalam pemulihan dan penguatan otot dengan membantu memperbaiki jaringan otot serta mendukung pertumbuhan otot.
Bagi sebagian besar orang dewasa yang aktif, asupan protein harian 1,4 sampai 2 gram per kilogram berat badan cukup untuk membantu membangun dan mempertahankan massa otot.
Kafein, senyawa aktif utama dalam kopi, juga terbukti dapat meningkatkan daya tahan aerobik, mendukung kontraksi otot, dan menunda kelelahan otot. Efek-efek ini paling terasa pada dosis 3–6 miligram kafein per kilogram berat badan.
Mengonsumsi protein dan kopi secara bersamaan juga dapat membantu penurunan berat badan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang lebih tinggi dapat mengurangi lemak tubuh, mencegah hilangnya massa otot, serta menghadirkan rasa kenyang.
Di samping itu, kopi maupun protein dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif.
Kafein dalam kopi bisa menjadi stimulan peningkatan kewaspadaan, perhatian, dan kecepatan reaksi.
Sementara itu, asupan protein yang lebih tinggi menurut beberapa penelitian berkaitan dengan risiko penurunan fungsi kognitif yang lebih rendah.
Selain bisa mendatangkan manfaat bagi kesehatan, menikmati kopi bersama makanan tinggi protein atau bubuk protein juga ada risikonya.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tiga cangkir kopi setiap hari dapat menurunkan kadar feritin secara signifikan. Feritin adalah protein yang berperan dalam menyimpan zat besi di dalam tubuh.

