Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang sekarang menjabat Ketua Umum Sarekat Islam Hamdan Zoelva mengatakan dalam era reformasi saat ini banyak kebebasan demokrasi yang dijadikan sebagai pertarungan untuk memperbutkan kekuasaan politik.

“Sejak reformasi ini kita mengalami kebebasan dalam demokrasi. Dimana, demokrasi adalah pertarungan merebutkan kekuasaan politik,” ujarnya dalam sambutan dalam acara Tabligh Akbar Politik Islam di masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/1/2017).

Perebutan kekuasaan politik itu, menurut Hamdan lantas ditentukan oleh para pemegang kekuasaan kapital.

“Dan salah satu yang menentukan pemenang adalah ekonomi,” sebut Hamdan.

Hamdan menjelaskan, kebijakan publik juga dipengaruhi oleh pemegang kekuasaan kapital tersebut. Hamdan mengilustrasikan kondisi ini layaknya negara adidaya Amerika Serikat dimana mayoritas mereka beragama Katolik.

“Namun, kebijakan-kebijakan taktis politik ditentukan oleh orang-orang Yahudi yang jumlahnya hanya dua persen. Karena menguasai perekonomian,” jelas Hamdan.

Untuk itu ia mengimbau, umat Islam bisa bergerak menguasai perekonomian di Indonesia.

“Karena kekuasaan politik tanpa kekuasaan ekonomi akan menjadi ompong,” ucapnya.

Tabligh Akbar Politik Islam (TAPI) digelar di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru Jakarta Selata, Minggu (15/1/2017). Dalam acara tersebut, hadir sejumlah tokoh seperti Bachtiar Natsir, Amien Rais, Calon Gubernur DKI nomor urut tiga Anies Baswedan, dan calon Wakil Gubernur nomor urut satu Sylviana Murni. (Shemi)

sumber: facebook @syarikat.islam.125 / arah.com

By admin